Kompres Video Tanpa Mengurangi Kualitas
Setiap kompresi mengubah data, tetapi video yang dikompres dengan baik bisa terlihat sama persis dengan aslinya. Begini cara mendapat penghematan besar tanpa penurunan kualitas yang terlihat, termasuk untuk video HD dan 4K.
Apakah kompres video pasti menurunkan kualitas?
Secara teknis, ya. Kompresi video bersifat lossy: encoder membuang sebagian informasi agar file lebih kecil. Kompresi video yang benar-benar lossless memang ada, tetapi hasilnya sering lebih besar daripada rekaman HP Anda, jadi tidak berguna untuk berbagi.
Yang penting adalah apakah Anda bisa melihat perbedaannya. HP dan kamera merekam dengan bitrate sangat tinggi agar leluasa diedit. Sebagian besar data itu menggambarkan detail yang tidak bisa dilihat mata, terutama di layar HP atau laptop. Membuang data itu disebut kompresi visually lossless: file lebih kecil, tetapi jika dibandingkan berdampingan, kedua video terlihat sama.
Pengaturan yang menjaga kualitas
Pertahankan resolusi, turunkan bitrate dengan hati-hati
Jika ingin video terlihat sama persis dengan aslinya di ukuran penuh, pertahankan resolusi asli dan turunkan bitrate saja. Rekaman 4K dari HP di 50 Mbps biasanya masih terlihat sangat bagus di 15–20 Mbps, dan rekaman 1080p di 16 Mbps terlihat sama di 5–8 Mbps.
Di kompresor, pakai mode Disarankan, ubah Resolusi ke Asli di pengaturan lanjutan (bawaannya 1080p), dan naikkan slider Kualitas di sana ke 80 atau lebih.
Atau sesuaikan resolusi dengan layar penontonnya
Ini yang sering tidak disadari: jika video akan ditonton di HP, menurunkan resolusi sering menjaga kualitas yang terlihat lebih baik daripada memeras bitrate di resolusi penuh. Video 4K yang diubah ke 1080p dengan bitrate cukup terlihat lebih tajam di HP daripada video 4K yang kekurangan data.
Jangan ubah frame rate kecuali perlu
Turun dari 60 ke 30 fps memang menghemat ruang, tetapi pada gerakan cepat seperti olahraga, game, atau kamera yang bergerak, perbedaannya terlihat. Untuk hasil identik, biarkan frame rate di Asli.
Jaga kualitas audio
Audio hanya bagian kecil dari ukuran video. AAC 128 kbps sudah jernih bagi kebanyakan pendengar, jadi tidak perlu diturunkan jika kualitas adalah prioritas.
Cara kompres video 4K atau HD tanpa penurunan yang terlihat
- Buka Kompres Video dan tambahkan file Anda.
- Biarkan mode Disarankan.
- Di Pengaturan lanjutan, atur Kualitas ke 85.
- Ubah Resolusi ke Asli jika video akan ditampilkan di TV atau monitor 4K. Jika lebih sering ditonton di HP dan laptop, biarkan di 1080p, pilihan bawaannya; ini memberi penghematan terbesar tanpa perbedaan yang terlihat di layar tersebut.
- Kompres, lalu tonton kedua versi dalam layar penuh di perangkat yang akan dipakai penonton.
Klip 4K dari HP berdurasi satu menit sekitar 350 MB biasanya menjadi sekitar 150–200 MB dengan pengaturan ini di 4K penuh, atau 40–50 MB di 1080p, tanpa perbedaan yang terasa saat ditonton biasa. Turunkan slider kualitas ke 70 jika ingin file 4K lebih kecil dan tidak keberatan detail halus sedikit melunak.
Kesalahan yang membuat kualitas turun
- Mengompres berkali-kali. Setiap generasi kompresi menambah artefak baru. Selalu kompres dari file asli, dan simpan file aslinya sampai Anda puas dengan hasilnya.
- Target terlalu kecil untuk video panjang. Jika video 10 menit dipaksa ke 10 MB, tidak ada pengaturan yang bisa membuatnya tajam. Potong videonya, atau pilih ukuran lebih besar.
- Memperbesar resolusi. Mengubah 720p menjadi 1080p hanya menambah ukuran. Kompresor ini tidak pernah memperbesar resolusi.
- Menilai di layar yang salah. Cek hasilnya di jenis layar yang akan dipakai penonton.
Encoder hardware atau software?
Perangkat modern punya chip khusus untuk encoding video. Sangat cepat dan hemat daya, itulah sebabnya kompresor memakainya lewat browser jika tersedia. Encoder software seperti x264 lebih lambat, tetapi bisa memeras sedikit lebih banyak kualitas dari bitrate yang sama pada ukuran sangat kecil. Kompresor otomatis beralih ke encoder software jika hardware tidak tersedia, atau jika ukuran target yang ketat butuh ketelitian lebih.
Bagaimana dengan HEVC dan AV1?
Codec yang lebih baru seperti HEVC (H.265) dan AV1 menyimpan kualitas yang sama dengan ruang sekitar 30–50% lebih kecil daripada H.264. Kekurangannya adalah kompatibilitas: tidak semua perangkat, aplikasi, atau website bisa memutarnya. Itulah sebabnya kompresor menghasilkan MP4 H.264 yang bisa diputar di mana saja.
Ringkasan
- Kompresi selalu membuang data, tetapi tidak harus membuang apa pun yang terlihat.
- Untuk hasil yang terlihat identik, pertahankan resolusi, pakai kualitas tinggi, dan kompres sekali saja.
- Untuk penghematan terbesar tanpa perbedaan yang terasa, sesuaikan resolusi dengan layar penonton.